Dapatkan update terbaik langsung ke inbox Anda.

Langganan Sekarang dan Tetap Selangkah Lebih Maju

Thank you for subscribing to the newsletter.

Oops. Something went wrong. Please try again later.

Jokowi Lempar Sinyal Prabowo-Gibran Dua Periode, Gerindra Langsung Bereaksi

92a87370-6480-11f0-9fdd-1f4dfd80141a.jpg thumbnail

JAKARTA – Wacana duet Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali maju pada Pilpres 2029 mendapat perhatian publik setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP Partai Gerindra Bambang Haryadi menilai dukungan Jokowi merupakan bentuk kepercayaan terhadap kinerja pemerintahan yang saat ini sedang berjalan. Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan adanya harapan agar program-program strategis pemerintah dapat berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Meski demikian, Bambang menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah menyelesaikan berbagai program pembangunan dan memenuhi janji-janji politik kepada rakyat. Ia menilai pembahasan mengenai Pilpres 2029 masih terlalu dini karena pemerintahan Prabowo-Gibran baru berjalan kurang dari dua tahun.

Sejumlah pengamat politik juga menilai wacana Prabowo-Gibran dua periode mulai menjadi perbincangan di kalangan elite partai politik. Namun, dukungan resmi dari seluruh partai koalisi masih belum terlihat secara utuh. Dinamika politik menuju 2029 diperkirakan akan terus berkembang seiring perjalanan pemerintahan saat ini.

Sementara itu, Presiden Prabowo sendiri beberapa kali menegaskan bahwa prioritas pemerintahannya saat ini adalah menjaga stabilitas nasional, memperkuat ekonomi, serta menjalankan program-program strategis seperti ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wacana mengenai Pilpres 2029 diperkirakan akan terus menjadi perhatian publik, terutama menjelang masuknya tahun-tahun politik berikutnya. Namun, berbagai pihak mengingatkan agar fokus utama tetap diarahkan pada kinerja pemerintahan dan realisasi program yang telah dijanjikan kepada masyarakat.