Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai dipilihnya Lampung sebagai titik awal safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bukan tanpa alasan. Kunjungan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya Jokowi untuk terus menjalin komunikasi dengan masyarakat di berbagai daerah usai tidak lagi menjabat sebagai presiden.
Juru Bicara PSI mengatakan, safari politik yang diawali dari Lampung mencerminkan komitmen Jokowi untuk tetap hadir di tengah masyarakat dan mendengarkan langsung berbagai aspirasi dari daerah. Menurutnya, langkah tersebut merupakan hal yang wajar dilakukan oleh seorang tokoh nasional yang masih memiliki perhatian terhadap perkembangan bangsa.
PSI juga membantah anggapan bahwa safari politik Jokowi berkaitan dengan agenda politik praktis tertentu. Partai berlambang mawar itu menegaskan, kunjungan tersebut lebih mengedepankan silaturahmi, menyerap aspirasi masyarakat, serta memperkuat komunikasi dengan berbagai elemen di daerah.
“Pak Jokowi memiliki hubungan yang kuat dengan masyarakat. Setelah purnatugas sebagai presiden, beliau tetap ingin bertemu warga dan mendengar langsung kondisi di lapangan,” ujar perwakilan PSI.
Lebih lanjut, PSI menilai kehadiran Jokowi di sejumlah daerah juga dapat memberikan semangat bagi masyarakat sekaligus menjadi ruang untuk bertukar gagasan mengenai pembangunan nasional dan potensi daerah.
Lampung dipilih sebagai daerah pertama dalam rangkaian safari politik Jokowi. Kunjungan tersebut menjadi sorotan publik karena merupakan salah satu agenda politik Jokowi setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia.
PSI berharap masyarakat tidak langsung mengaitkan setiap aktivitas Jokowi dengan spekulasi politik. Menurut partai tersebut, sebagai tokoh nasional, Jokowi tetap memiliki hak untuk bersilaturahmi dan berinteraksi dengan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.













